Senin (14/7/2025), para murid baru tahun ajaran 2025-2026 mengawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tajuk MPLS Nesaba Ramah. Sejak pagi, murid-murid baru sudah berkumpul di aula untuk melaksanakan persiapan Pembukaan MPLS Nesaba Ramah yang dipandu oleh Pembina OSIS, Heroe Widaryanto, S.Pd. Dengan mengenakan pakaian merah putih ala SD asalnya mereka bersiap untuk mengikuti pembukaan MPLS.
Sekitar jam 07.15 waktu setempat, Apel dalam rangka Pembukaan MPLS Nesaba Ramah siap dimulai. Acara ini dihadiri oleh Kepala SMP Negeri 01 Batu, Tatik Ismiati, S.Pd., yang sekaligus bertindah selaku Pembina Apel, para Wakil Kepala Sekolah, seluruh Wali Kelas VII, Panitia dari Pembina Kesiswaan dan Pengurus OSIS, serta para murid baru kelas VII.
Apel diawali dengan persiapan pasukan oleh Ketua OSIS SMP Negeri 01 Batu, Rafif Afkar Chaniago yang bertindak sebagai Pemimpin Apel. Kemudian Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SMP Negeri 01 Batu dan Laporan Ketua Panitia oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Miswanto, S.Ag., M.Pd.H.
Dalam laporannya, Miswanto menyampaikan bahwa MPLS Nesaba Ramah ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 10 Tahun 2025 tentang MPLS Ramah yang kemudian diturunkan dalam Keputusan Kepala SMP Negeri 01 Batu Nomor: 421.3/ 259/35.79.401.02.001/2025 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Murid Baru di SMP Negeri 01 Batu Tahun Ajaran 2025-2026. Berdasarkan Keputusan tersebut, MPLS Nesaba Ramah kali ini mengambil tema “Nesaba Emas: Edukatif, Menyenangkan, Aman, Smart”. Miswanto juga melaporkan bahwa MPLS Nesaba Ramah kali ini diikuti oleh 320 murid baru tahun ajaran 2025-2026 dengan rincian 139 anak laki-laki dan 181 anak perempuan.
Acara selanjutnya adalah Sambutan Kepala SMP Negeri 01 Batu, Tatik Ismiati, S.Pd., selaku Pembina Apel yang sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Tatik Ismiati menekankan kepada para murid baru agar mengikuti MPLS Nesaba Ramah ini dengan riang gembira. MPLS sebagai tahapan awal untuk berkenalan dengan seluruh komponen di sekolah yang baru akan menjadi media pembelajaran untuk mereka beradaptasi dengan tempat dan budaya yang baru. Usai memberikan sambutan, Tatik Ismiati juga berkenan menyematkan tanda peserta MPLS Nesaba Ramah secara simbolis kepada 3 orang perwakilan dari murid baru.
Setelah acara pembukaan, Ibu Tatik Ismiati juga mengenalkan seluruh guru dan tenaga kependidikan yang ada di SMP Negeri 01 Batu kepada para murid abru. Ini sebagai langkah awal agar para murid baru nanti mengenal setidaknya nama-nama guru yang ada di SMP Negeri 01 Batu yang akan membersamai mereka selama 3 tahun di sekolah mereka tercinta. Seperti pepatah yang mengatakan, “siapa tak kenal, maka tak sayang”. Itulah yang ingin ditekankan pada kegiatan ini.
Selanjutnya adalah sesi penyampaian materi untuk para murid baru. Pada sesi pertama penyampaian materi ini diawali dengan materi “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (GTKAIH)” yang disampaikan oleh, Miswanto, M.Pd.H. Dalam paparannya, Miswanto menjelaskan bahwa untuk menjadi anak-anak hebat, mereka harus memiliki kebiasaan baik, yang kini dikenal sebagai kebiasaan anak Indonesia hebat. Tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat itu terdiri atas: bangun pagi, taat beribadah, suka berolahraga, biasa makan bergizi dan sehat, gemar belajar, mau bermasyarakat, dan tidur cepat.
Dalam menyampaikan materinya, Miswanto mengajak seluruh peserta untuk aktif dalam pembelajaran. Dengan prinsip BBM (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggemberikan), Miswanto berhasil mengajak peserta MPLS larut dalam diskusi tentang materi. Sehingga setiap pertanyaan yang diajukan oleh pemateri, banyak murid yang ingin maju untuk menjawab dan menyampaikan hasil-hasil penalarannya.
Selama kurang lebih 1 jam, peserta cukup antusias dalam mengikuti pembelajaran dalam materi yang dibawakan oleh Waka Kesiswaan SMP Negeri 01 Batu tersebut. Setelah itu, peserta diberikan kesempatan untuk makan bersama bekal yang mereka bawa dari rumah. Ini sekaligus menjadi praktik dari salah satu GTKAIH, yakni makan sehat dan bergizi.
Sesi materi selanjutnya adalah “Wawasan Wiyata Mandala, Visi-Misi SMPN 01 Batu, dan Sekolah Ramah Anak” yang disampaikan secara langsung oleh Kepala SMP Negeri 01 Batu, Tatik Ismiati, S.Pd. Dalam paparannya Tatik Ismiati menekankan pentingnya para murid memahami tentang Wawasan Wiyata Mandala. Di samping itu, Tatik Ismiati dengan bahasa yang mudah diapahami oleh murid-murid menyampaikan visi-misi SMP Negeri 01 Batu, “Menghasilkan Lulusan yang Cerdas, Berkarakter, Kompetitif, dan Menguasai IPTEKS, serta Berwawasan Lingkungan”.
Sejalan dengan itu, Tatik Ismiati yang juga Ketua MKKS Kota Batu ini menekankan pentingnya anak-anak memahami Sekolah Ramah Anak yang diusung oleh SMP Negeri 01 Batu. Ramah yang dimaksud bukan hanya ramah untuk murid-murid, tetapi ramah untuk gurunya. Hal inilah yang menjadi alasan terbentuknya 2 tim pencegahan kekerasan, yakni kekerasan terhadap anak dan kekerasan terhadap guru dan tenaga kependidikan.
Untuk mengenal lebih dalam sekolah yang akan mereka huni selama 3 tahun, di akhir sesi pada hari ini murid-murid baru diajak “Tour Interaktif” yang didampingi oleh kakak-kakak pendamping dari Pengurus OSIS SMP Negeri 01 Batu.