Pelajar SMP Negeri 1 Batu Ciptakan SIPPOS, Inovasi Pemantau Pengomposan untuk Lingkungan Lebih Hijau

Siswa SMP Negeri 1 Batu kembali menunjukkan kreativitas dan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui inovasi bernama SIPPOS (Sistem Pemantau Proses Pengomposan). Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi sederhana untuk membantu masyarakat dan petani dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos yang lebih berkualitas.
Berawal dari permasalahan banyaknya limbah organik di lingkungan Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tim siswa melihat bahwa proses pengomposan masih dilakukan secara manual tanpa pemantauan kondisi kompos secara tepat. Akibatnya, proses penguraian sering berlangsung lebih lama dan menghasilkan kompos yang kurang optimal.
Melalui SIPPOS, proses pengomposan kini dapat dipantau secara real-time menggunakan teknologi berbasis ESP32. Alat ini dilengkapi dengan sensor suhu, kelembapan, gas amonia, dan gas metana yang membantu pengguna mengetahui kondisi ideal selama proses pengomposan berlangsung.
Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, inovasi ini juga menjadi media pembelajaran kontekstual bagi siswa dalam menerapkan ilmu IPA, Informatika, dan Prakarya ke dalam kehidupan nyata. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana, para siswa berhasil menciptakan solusi yang dapat digunakan langsung oleh masyarakat.
Dalam video yang diunggah, tim SIPPOS menunjukkan proses pembuatan alat, cara kerja sistem, hingga penerapan langsung di lingkungan desa bersama para petani. Kehadiran inovasi ini mendapat respons positif karena dinilai mampu mendukung pengelolaan sampah mandiri dan pertanian ramah lingkungan.
Melalui SIPPOS, para siswa berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah organik serta pemanfaatan teknologi untuk menjaga lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
🌱 “Pantau Kompos, Jaga Lingkungan!” 🌱
Lihat videonya di:
https://www.instagram.com/reel/DYyeaLeCiwl/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==